Oleh : Cornelis Mam Anusmarayudha Jati, S.Pd

Apakah kamu pernah mengikuti kegiatan pengembangan diri di Sekolah ? kegiatan ini merupakan salah satu dari program SD Katolik Santo Don Bosco untuk meningkatkan pendidikan karakter bagi seluruh peserta didik, tujuannya agar peserta didik kedepannya semakin berprilaku sopan santun, menghormati orang tua, serta bekerja keras dalam mencapai cita – citanya, tentunya kegiatan ini juga bekerja sama dengan pihak lain untuk berkolaborasi dalam mendidik dan membuka wawasan baru bagi peserta didik. Selain itu untuk meningkatkan pendidikan karakter peserta didik kelas 3, sekolah bekerja sama dengan pihak Catolic Center agar terlibat dalam memberikan pendidikan dan arahan untuk anak – anak sesuai dengan iman katolik, supaya kedepan anak – anak memiliki iman yang kuat serta taat kepada Tuhan.

Pada hari Rabu 25 Februari 2026 yang lalu telah dilaksanakan kegiatan pengembangan diri bagi seluruh peserta didik kelas 3 SD Katolik Santo Don Bosco, kegiatan ini mengangkat Tema : “Aku Pribadi Yang Baik dan Beharga Di Mata Tuhan”, kegiatan ini dilaksanakan di Aula Palazzo Pellegrini Catolic Center Keuskupan Palangkaraya Jl. D.A Tawa X dan diikuti oleh seluruh anak – anak dengan antusias karena memang ada peserta didik yang belum pernah ke tempat tersebut. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Direktur Catolic Center RD Alfonsus Danang Widhi Anggoro atau dikenal Romo Danang. Dengan hati yang gembira Romo Danang menyampaikan materi bagi yang berkaitan dengan tema yang diambil serta menguatkan iman mereka didalam Tuhan, penyampaian materi pun dilakukan dengan menyenangkan karena disertai dengan nyanyian dan gerak dari Romo Danang yang diikuti oleh anak – anak.

              Setelah penyampaian materi di dalam aula tidak lupa Romo Danang mengizinkan peserta didik untuk berkeliling sekitar Catolic Center, untuk melihat – lihat dan mempelajari banyak hal yang ada di Catolic Center, peserta didik dapat melihat Goa Maria serta patung yang menggambarkan perjalanan hidup Yesus Kristus, di tempat itu peserta didik dapat merenungkan serta lebih menguatkan iman di dalam Tuhan. Juga pada saat berkeliling Bapak dan Ibu Guru tentu mendampingi dan mengarahkan peserta didik untuk dapat turut merenungkan perjalanan hidup Yesus Kristus di sekitar Catolic Center.

              Setelah selesainya kegiatan tersebut anak – anak di izinkan langsung pulang dengan di jemput oleh orang tuanya, diharapkan setelah pulang anak – anak dapat merenungkan apa yang sudah mereka alami dan pelajari selama di Catolic Center. Dengan tindakan yang nyata yaitu menjadi pribadi yang lebih baik, menghargai teman, guru, serta orang tua, dan pribadi yang taat kepada Tuhan. Kegiatan ini bukan hanya dianggap sebagai rekrasi tetapi bentuk penguatan dalam pendidikan karakter bagi anak – anak, di dalam iman dan mental peserta didik, agar setiap peserta didik di masa depan memiliki mental yang kuat dalam membangun diri dan orang – orang di sekitarnya.