
Oleh : Pedro Suninono, S.Pd.
Rutinitas hidup yang pelik dengan berbagai aktivitas hidup di dalam ingkungan hidup yang dinamis, terus bergerak dan berubah dengan berbagai dinamika hidup yang semakin kompleks dan berkelanjutan serta dapat berdampak baik dan juga buruk terhadap individu maupun kolektif (Filsuf Heraclitus). Butuh kesigapan kita merespon dengan penuh kesadaran diri untuk terus berbenah dan membenahi diri. Sadar bahwa kita memiliki keterbatasan diri dan menjadi suatu keharusan yang perlu ditempatkan sebagai antitesis atas sikap egoistis pada diri untuk terus berupaya mengupgrade diri terhadap setiap perubahan yang terus berkembang dan berlangsung.
Situasi ini, menghadirkan sebuah catatan bahwa kesadaran diri penting untuk dimiliki dan mengisi ruang di hati dan kepala secara utuh. Tentu dengan memahami realita hidup yang semakin hari memiliki tampilan baru dari waktu ke waktu. Banyak aspek kehidupan yang berlangsung dan terjadi di sekitar kita tidak hanya diam (stag) melainkan terus melaju ekspres. Salah satu aspek penting dan menjadi roh kehidupan yang terus melaju dengan begitu cepat adalah aspek informasi dan pengetahuan. Contoh kasus terlihat jelas bahwa perubahan sistem informasi dan pendidikan dapat menggeser nilai-nilai kehidupan, peradaban hidup manusia secara berkala.
Mungkin saja kita memiliki sebuah asumsi bahwa kita masih sangat adaptif dengan keadaan saat ini, namun fakta yang terjadi terkadang kita kaget dan terkejut atas hal-hal sepele di sekitar lingkungan kita. Berlangsung dan berubah begitu signifikan. Kita perlu selalu meninjau dan mengupgrade tingkat pengetahuan kita dari waktu ke waktu secara kontinyu. Terus berupaya mengisi ruang hampa pada kepala dengan tak jemu-jemunya belajar dan terus belajar mengikuti arus waktu yang kian menantang. Jangan biarkan kesadaran diri kita diamputasi oleh perubahan zaman.
Teruslah belajar, memperkaya diri sesuai tuntutan waktu yang terus meroket dengan hal-hal baru yang belum terjangkau oleh radar pengetahuan kita. Dengan belajar kita akan memahami lebih baik pentingnya sadar diri, tau diri dan ubah diri dalam menahkodai diri kita sendiri menjangkau samudera kehidupan yang dinamis.
Ada beberapa ulasan singkat yang dapat memberikan manfaat kesadaran diri terhadap proses perubahan, sbb :
- Mengembangkan Diri
Kesadaran diri terhadap kemampuan dan keterbatasan diri dapat meningkatkan kemampuan pengembangan diri ke arah yang lebih baik dan berkualitas.
2.Mengambil Keputusan Lebih Baik
Kesadaran diri dalam konteks ini adalah menghadirkan pemahaman mendalam tentang diri dalam menentukan sikap serta prinsip-prinsip hidup yang sesuai dengan etika dan norma hidup di tengah erosi dan krisis nilai-nilai kehidupan. - Meningkatkan Kepercayaan Diri
Kesadaran diri dapat menjadi pedoman hidup/arah hidup yang mengarah pada penerimaan diri sendiri dan integritas diri dalam membangun interaksi-interaksi bermakna dalam kehidupan. - Mengatur Emosi Lebih Baik
Kesadaran diri menempatkan diri menjadi pribadi yang semakin rendah hati, tidak hanya didengar namun juga perlu mendengar serta kematangan dalam mengelola stres dan mengubah kesulitan/tantangan yang dihadapi menjadi produktif. - Membangun Relasi Yang Baik
Kesadaran diri mampu menumbuhkan semangat simpatik dan empatik sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan dalam kehidupan (komplementer) antara yang satu dengan yang lainnya. - Membangun Daya Diri
Kesadaran diri dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan dan memperkokoh integritas diri dalam menghadapi setiap kesulitan serta tantangan dengan berbagai tindakan solutif.
Semoga kita dapat memberi ruang pada diri untuk selalu untuk mengupayakan adanya rekoleksi, refleksi dan resilensi guna membangun kesadaran diri memahami kelebihan dan keterbatasan diri.

